Showing posts with label jakarta. Show all posts
Showing posts with label jakarta. Show all posts

Perkembangan Terbaru Tragedi Penembakan Polisi

Tragedi penembakan polisi yang terjadi di wilayah Tangerang Selatan benar-benar meresahkan banyak pihak terutama dalam tubuh kepolisian itu sendiri sampai-sampai pos polisi dan kantor polisi di beberapa sektor dikabarkan terlihat sepi. Pantas saja hal itu terjadi karena sudah tiga kali kejadian tragedi penembakan polisi tersebut dalam kurun waktu yang belum genap satu bulan dan ini merupakan salah satu teror besar bagi kepolisian khususnya yang bertugas di wilayah Jabodetabek. Perkembangan terbaru tragedi penembakan polisi sampai saat ini telah disebarkan sketsa wajah dua orang pelaku yang sempat menembak polisi di daerah Pondok Aren Tangerang Selatan. Dengan begitu diharapkan para pelaku teror ini segera tertangkap dan bisa diadili serta mengungkap motif di balik rentetan kasus penembakan polisi tersebut.
Perkembangan Terbaru Tragedi Penembakan Polisi

Menurut perkembangan terbaru tragedi penembakan polisi tersebut diindikasikan masih ada kaitannya dengan teroris jaringan Poso yang juga sempat beberapa kali menembak mati beberapa oknum polisi juga di sana. Masyarakat sangat diresahkan dengan tragedi penembakan polisi ini meskipun masyarakat atau warga sipil bukanlah target teror. Selain menyebarkan sketsa wajah para terduga teroris ini, polisi juga terus berusaha mengusut pemilik motor yang digunakan oleh pelaku teror untuk melakukan aksinya. Penelusuran itu sejauh ini masih terus dilakukan karena ternyata motor tersebut telah berganti kepemilikan sebanyak lima kali namun yang membuat susah penyelidikan tersebut adalah tentang nama pemilik motor yang masih atas nama orang pertama atau orang yang membeli motor tersebut pertama kali.

Penelusuran melalui pembayaran pajak kendaraan bermotor pun juga sulit dilakukan karena masalah kepemilikan motor tadi yang beratas-namakan orang pertama. Banyak pihak yang berharap perkembangan terbaru tragedi penembakan polisi ini segera menemukan titik terang dengan tertangkapnya para pelaku teror tersebut supaya masyarakat dan polisi sendiri tidak resah lagi dalam melaksanakan tugasnya. Kunjungi terus blog rizroi.blogspot.com ini untuk mengikuti perkembangan terbaru kasus - kasus yang terjadi dalam negeri maupun luar negeri.

Kecelakaan Maut Bus Masuk Jurang di Bogor - Jakarta

Berita tentang kecelakaan maut bus masuk jurang yang terjadi di jalan puncak Bogor menuju Jakarta pada tanggal 21 Agustus 2013 menjadi topik utama dalam beberapa media berita tanah air. Hampir semua media televisi mengabarkan dengan cepat kecelakaan maut bus masuk jurang sekitar pukul 9 pagi ketika bus yang memuat puluhan jamaah Gereja dari Jakarta tersebut tiba-tiba hilang kendali karena kemungkinan terjadi rem blong. Bus tersebut menurut informasi yang berhasil didapatkan penulis ternyata tidak sendiri, melainkan bus tersebut berada dalam sebuah rombongan yang cukup besar bersama dengan 2 bus lain serta sebuah minibus. Dikabarkan bahwa rombongan tersebut baru selesai melakukan doa bersama di daerah puncak dan hendak ingin kembali ke Jakarta.
Kecelakaan Maut Bus Masuk Jurang di Bogor - Jakarta
Kecelakaan maut bus masuk jurang di Bogor - Jakarta ini menjadi kasus kecelakaan maut yang terjadi kesekian kalinya di daerah puncak setelah beberapa waktu lalu juga terjadi kecelakaan yang tidak kalah mengerikan ketika sebuah bus hilang kendali kemudian menabrak beberapa bangunan dan menimbulkan korban jiwa serta korban luka yang tak sedikit jumlahnya. Jalur puncak Bogor memang dikenal sangat berbahaya bagi kendaraan-kendaraan besar seperti bus maupun truk, apalagi jika kendaraan-kendaraan tersebut tidak berada dalam keadaan prima. Faktor lain yang turut berperan penting adalah kondisi sopir yang kurang menguasai jalur puncak Bogor atau bahkan berani mengemudi dalam keadaan mengantuk.

Menurut saksi mata, bus maut tersebut masuk jurang bersama sebuah truk yang mengangkut tabung LPG yang untungnya tidak menimbulkan ledakan. Sampai berita ini ditulis, korban jiwa dalam kecelakaan maut bus masuk jurang tersebut mencapai 18 orang dan korban luka berjumlah sekitar 35 orang. Pihak jasa raharja rencananya akan menanggung semua biaya pengobatan korban luka yang ditimbulkan oleh kecelakaan maut bus masuk jurang di Bogor - Jakarta tersebut serta memberikan santunan sekitar 25 juta bagi ahli waris dari korban jiwa tadi.

Penyebab Kecelakaan Uje Menurut Beberapa Versi

Penyebab Kecelakaan Uje

Ustad Jeffry Al Buchori, yang akrab disapa Uje, meninggal dunia karena kecelakaan tunggal pada 26 April 2013 lalu. Motor gede (moge) Kawasaki ER-6n bernomor polisi B 3590 SGQ yang dikendarai Uje menabrak keras pohon palem di kawasan perumahan Pondok Indah Jakarta Selatan. Wafatnya Uje menyisakan duka mendalam bagi keluarga, family, rekan sejawat, serta ummat islam di Indonesia terutama para pendengar dakwah Uje selama ini.
Penyebab Kecelakaan Uje

Setelah kepergiannya, penyebab kecelakaan Uje yang menewaskannya masih menjadi tanda tanya. Ada beberapa kemungkinan penyebab kecelakaan Uje yang muncul dari banyak pendapat mulai dari Kasatlantas Jakarta Selatan, praktisi Road Safety Association (RSA), hingga kerabat dan sahabat-sahabat Uje
1. Tidak dapat mengendalikan kecepatan motor
Salah satu penyebab kecelakaan Uje, menurut Kasatlantas Jakarta Selatan, AKBP Hindarsono, bisa jadi karena almarhum kehilangan kontrol dan tidak dapat menguasai laju kendaraan dengan kecepatan tinggi. Kondisi jalan dini hari yang cenderung lenggang biasanya membuat pengendara memacu kecepatan lebih tinggi. Meski belum pasti, bukan hal yang mustahil bila sewaktu-waktu pengendara kehilangan kontrol dan terjadi kecelakaan tunggal.
2. Kondisi jalan menikung dan licin
Faktor jalanan yang berbelok juga dapat menjadi penyebab kecelakaan Uje lainnya. Kemungkinan kondisi jalan juga licin. Menurut praktisi RSA, Anggono, ketika jalanan licin aka nada celah antara permukaan aspal dan ban. Koefisien gesek akan menjadi lebih kecil sehingga kemungkinan selip lebih besar. Ketika itu sebaiknya kecepatan dikurangi.
3. Kondisi sepeda motor yang tidak prima
Anggono menjelaskan, meskipun kecil kemungkinannya, kondisi sepeda motor yang tidak prima juga dapat menjadi salah satu penyebab kecelakaan Uje. Meskipun menurut pihak kepolisian kondisi motor dalam keadaan baik, bukan tidak mungkin ada akselerasi yang tersendat, lampu yang meredup, atau delay saat pengereman.
4. Kondisi fisik Uje yang tidak fit
Beberawa waktu sebelum hari wafatnya, Uje memang dalam kondisi tidak fit. Adik Uje, Fajar Sidik, menuturkan bahwa Uje sempat beberapa hari sakit. Beberapa jam sebelum kejadian, saat sedang berkumpul bersama untuk ngopi, Fajar pun mengakui bahwa Uje belum sepenuhnya dalam kondisi sehat. Bisa jadi kondisi yang tidak fit ini berefek pada penglihatan, konsentrasi, reaksi, dan keseimbangan hingga menjadi penyebab kecelakaan Uje.
5. Uje meninggal mendadak
Berbeda dengan prediksi-prediksi sebelumnya, sahabat Uje, Lukman Aziz, menduga bahwa penyebab kecelakaan Uje adalah meninggal mendadak. Uje terlebih dahulu meninggal dunia di atas kendaraan sehingga kendaraan tak terkendali dan menabrak pohon. Hal ini diduga dari tak adanya bekas upaya pengereman di TKP sebagai upaya lazim menghindari kecelakaan. Selain itu sebelum pulang Uje lebih dahulu minum kopi sehingga kecil kemungkinan mengantuk. Uje pun diyakini Lukman tidak mengebut karena sadar akan kondisi fisiknya yang belum sepenuhnya bugar.
Apapun penyebab kecelakaan Uje, hanya Tuhan lah yang sepenuhnya mengetahui. Semoga Uje tenang di sisiNya. Aamiin.|dnp